Patrich Wanggai

By | 15 Juli 2020

Patrich Wanggai adalah seorang pesepak bola berdarah Indonesia yang lahir di Nabire, Papua, pada tanggal 27 Juni 1988. Pemain yang memiliki insting gol tinggi ini juga sempat bermain untuk Timnas di ajang Sea Games 2011. Dia juga pernah merasakan atmosfer liga Malaysia. Tak heran jika sudah banyak pengalaman yang di dapat dari bermacam kultur sepakbola. Pemain dengan tinggi 174 cm ini bisa sangat berbahaya di kotak pinalti apa lagi jika memiliki tandem yang cocok.

Patrich Wanggai juga memiliki saudara yang juga sama dengannya bermain sepak bola profesional, Izaac Wanggai. Pemain berdarah Papua ini lahir dari pasangan Benyamin Wanggai dan Ita Marini. Dia memiliki istri bernama Cecilia Maria dan mempunyai seorang anak bernama Patricia Calista Wanggai.

Wanggai memulai perjalanan di dunia sepak bola dari membela PS Hasrat Abadi pada tahun 2003. Kemudian setelah satu tahun menimba ilmu disana, Patrich Wanggai melanjutkan belajarnya di Sumber Mas FC, Nabire. Dia melanjutkan perjalanan sepak bolanya dengan terus belajar, kali ini dia masuk tim sepak bola dan belajar di Universitas Papua Manokwari pada tahun 2005. Dua tahun belajar sepak bola di universitas, kemudian dia bergabung dengan klub bernama Persewon Wondama di divisi tiga. Bersama tim terrsebut, Wanggai bermain selama semusim yaitu 2007 hingga 2008. Disana dia bermain apik dengan mencetak 14 gol pada usia 19 tahun dan hal itulah yang mengantarkan dirinya ke Perseman Manokwari.

Bersama dengan klub asal Papua Barat itu, Patrich Wanggai berhasil mencetak 10 gol dan bermain dalam 20 pertandingan. Setelahnya, dia direkrut oleh klub terbaik kedua di Jayapura yaitu Persidafon Dafonsoro. Di tim tersebut, dia bermain bersama kakaknya, Izaac Wanggai dan berhasil menggegerkan kancah sepak bola nasional. Bisa dibilang karirnya bersama Persidafon pada musim 2011 hingga 2012 adalah batu loncatan paling menakjubkan pasalnya dia berhasil mengemas 14 gol dan masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia U-23 pada musim tersebut.

Penampilannya bersama Timnas Indonesia di SEA Games 2011 membuat Persipura Jayapura kepincut untuk mendatangkannya. Kemudian pada 2013 Persipura mendapatkan tanda tangnnya. Bersama Persipura, Patrich Wanggai semakin tajam dan bermain apik selama 26 pertandingan dan mengemas 12 gol. Pada musim tersebut pula dirinya meraih gelar Juara Liga Super Indonesia 2013 bersama Persipura Jayapura.

Pada tahun 2014, Sriwijaya FC meminangnya. Sebenarnya bersama dengan klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut, Patrich Wanggai ingin memperbaiki karirnya. Tapi, kisruh yang terjadi di sepak bola Indoneisa malah membuat karirnya terhenti. Hal tersebut membuat dirinya dan Titus Bonai bermain di Timor Leste.

Pada awal tahun 2016, Patrich Wanggai memperkuat klub Timor, Kerketu Dili. Meski hanya berlaga di kompetisi yang tidak ramai, dia mempunyai catatan sangar dengan menjadi Top Skor di Liga Futebol Amadora dengan 10 gol.

Pada saat putaran kedua Liga 1 2018, dia di rekrut setengah musim oleh Persib Bandung dan bermain sebanyak 13 pertandingan dan berhasil mencetak 4 angka. Setelahnya, pada tahun 2019 dia bermain untuk Kalteng Putra. Bermain disini dia sempat menjadi tersangka kasus penganiyayaan yang dia lakukan di Jogja pada tahun 2019. Kemudian pada tahun 2020 dalam lanjutan Liga 1, Patrich Wanggai resmi berseragam Persebaya Surabaya.

Patrich Wanggai Data Pribadi
Nama Lengkap Patrich Steve Wanggai
Tempat Lahir Nabire, Indonesia
Tanggal Lahir 27 Juni 1988
Kebangsaan Indonesia
Klub Persebaya Surabaya
Posisi Striker
Tinggi 1.72 m

 

Karir
Klub Sekarang

2020 Persebaya Surabaya

Klub Junior

2003 PS Hasrat Abadi Nabire
2004 Sumber Mas FC Nabire
2005 – 2006 PS UNIPA Manokwari

Klub Senior

2007 – 2008 Persewon Wondama
2008 – 2009 Perseman Manokwari
2009 – 2012 Persidafon Dafonsoro
2012 – 2013 Persipura Jayapura
2014 T-Team
2014 Sriwijaya FC
2016 Madura United
2017 Pusamania Borneo FC
2019 Kalteng Putra
2020 Persebaya Surabaya

Klub Nasional

2011 Indonesia U-23
2012 Indonesia

Referensi

Referensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.